Rabu, 05 Agustus 2015

kamu.

"satu saja yang saya minta, jangan lagi ada air mata di matamu mulai saat ini, pengorbanan saya ini demi untuk senyumanmu"

maafkan aku,   maafkan aku -yang selalu saja menyakitimu-
bahkan untuk 1 permintaan terakhirmu ini tetap saja tak bisa ku penuhi.

air mata ini tetap saja menetes,  mengalir deras saat mengingatmu.

aku tak tahu mengapa ini terjadi padaku. padahal aku tau, semua tentangku menyakitimu. membuat luka.

maafkan aku karena tak pernah memberimu kebahagiaan. maafkan aku karena hadirku dahulu hanya melukaimu.

aku memang bukan yang terbaik untukmu.

Allah mengirimkan yang baik kan sekarang?  Meski bagiku,  kamu tak pernah tergantikan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar