Sabtu, 15 Maret 2014

Untukmu...

Kamu tau tidak. Kamu yang teristimewa.
Jangan pernah sedikitpun terlintas di hatimu bahwa aku meninggalkanmu karena aku membencimu
Sama sekali tidak.
Aku melakukan semua ini demi kebaikan kita.
Demi cintaku kepada-Nya dan juga kepada dirimu.
Mungkin saat ini sakit begitu terasa, hati layaknya tertusuk belati. Bahkan lebih sakit. Perih.
Namun, pernahkah kamu teringat. Betapapun sakitnya kita di dunia yang fana ini. Semua akan berakhir. Pun dengan kehidupan kita.
Maka jangan pernah menyerah dengan rasa sakit itu.

Hadapi ia, maka ia akan pergi dengan sendirinya.
Begitupun dengan diriku.
Semoga semua pengorbanan kita bisa menjadi hujjah di akhirat kelak.
Dan aku yakin kamu akan sangat bersyukur jika mau mengerti dengan keputusan ini.
Suatu saat nanti kamu akan mengerti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar