Selasa, 18 September 2012

gigi......

gigi.

yaa gigi, sekarang saya lagi mood curhat tentang gigi saya yang amat sangat sakit *setidaknya sampai saat ini*
kenapa sakit ? sebenarnya nggak akan sesakit ini kalo nggak ku cabut di dokter gigi tadi siang. mumpung lagi ada pemeriksaan gigi gratis d rsg unhas :3

Nah, sebenarnya gigi geraham atas saya ini sudah sejak smp mengalamai -perlubangan- hahah. trus ummiku bawa ke dokter gigi untuk di tambal. nah herannya beberapa bulan setelah ditambal, tambalannya terbuka lagi. dan saya malas ke dokter lagi. jadi deh kena getahnya gigi geraham atas ku semakin besar lubangnya. dan akhirnya tadi di cabut tinggal akar-akar giginya. ckckck. ternyata akar gigi geraham itu besar banget ya. lebih besar dari gigi luar kelihatannya.
  
Sekarang, setelah saya kehilangan 1 gigi geraham dan harusnya menjadi pengguna gigi tiruan 1 biji :p , baru mulai nyadar pentingnya kesehatan gigi. yap gigi ternyata sangat sensitif ya. 

Menurut beberapa sumber yang sempat saya baca 70% orang Indonesia mengalami gigi berlubang! Artinya dari 10 orang yang kita temuin tiap hari, diantaranya punya gigi yang berlubang. Fantastis ya kerjanya bakteri Streptococcus, bakteri Streptococcus pada gigi yang berlubang ini dapat dengan mudah mengikuti aliran darah dan berhenti di organ tubuh yang susunannya cocok. Bakteri bisa berhenti di jantung, ginjal, atau paru-paru. Ketika berhenti di organ tubuh yang disuka, metabolisme bakteri Streptococcus akan mengeluarkan racun yang menyebabkan peradangan sehingga bisa menimbulkan penyakit kronis dalam tubuh seperti infeksi pada ginjal, penyakit jantung, kelahiran prematur, radang sendi, hingga pra-kanker. weww ternyata parah juga ya akibat yang ditimbulkan gigi berlubang. maka dari itu sebelum gigimu berlubang, lakukan perawatan gigi sesering mungkin dan rutin. Berikut tips-tips yang mungkin berguna untuk saya, kamu kalian :
  1. Gosok gigi minimal 3 kali sehari setelah makan. tapi hati-hati saat menyikat gigi jangan terlalu keras karena bisa buat gigi menjadi abrasi dan rusak.
  2. Pilih sikat gigi yang bulunya lembut dan kepalanya dapat menjangkau semua bagian gigi.
  3. Gunakan pasta gigi yang mencantumkan ADA untuk memastikan kandungan fluoride cukup untuk mencegah lubang dan kerusakan gigi.
  4. Hindari makanan yang banyak mengandung gula dan manis, seperti sirup, permen, dan cokelat. Atau saat makan permen cokelat atau yang manis-manis langsung minum air putih.
  5. Biasakanlah untuk makan buah-buahan segar. Selain baik untuk kesehatan, seratnya dapat membantu menghilangkan kotoran yang ada di gigi.
  6. Makanlah makanan yang seimbang dan kaya kalsium, seperti susu, keju, telur, teri, bayam, katuk, sawi, dan agar-agar. 
  7. Periksa setiap 6 bulan sekali. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk memeriksakan gigi ke dokter gigi secara teratur setiap 6 bulan sekali. Konsultasi ke dokter gigi diperlukan untuk mendapatkan tahap-tahap perawatan gigi, terutama pada gigi yang bermasalah. 
  8. Patuhi jadwal perawatan. Jika gigi bermasalah, jangan lupa untuk menanyakan kepada dokter akibat yang mungkin timbul dari tindakan yang dilakukan dokter gigi. Patuhi jadwal perawatan. Jangan ke dokter gigi hanya ketika merasa sakit gigi karena keterlambatan penanganan dapat menyebabkan penyakit yang lebih serius lagi.
oke demikian beberapa tips darikuu. semogamu gigimu sehat selalu begitu juga diriku. hahahhaha 

2 komentar:

  1. baru cabut gigi ya..? baru satu..?
    aku udah hmm..berapa ya..5 gigi dicabut..hehehehe..
    bener-bener kayak nenek-nenek..:D

    mo bikin gigi palsu koq ya males..
    padahal perlu juga buat ngebantu ngunyah :)

    thx sharingnya ya icha (^_^)

    BalasHapus
  2. 5? ckckc. kok bisa segitu banyaknya kak.
    katax dentist mesti buat gigi tiruan. berpengaruh apa gitu klo g pake.
    tapi selama nyaman2 aja ya gpp ya g pake. hehehh.
    salam kenal kak ay :D

    BalasHapus