Senin, 03 Oktober 2016

menjadi ibu


setelah sekian lama beradaptasi menjadi ibu akhirnya sempet juga membuka blog yang sejak hamil terabaikan. 5 bulan menjalani peran baru sebagai ibu menyadarkan saya buaaaanyaaaakk hal. saking banyaknya sampai bingung mau memulai dari mana untuk mencurahkan perasaan , isi hati dan lain sebagainya di sini -berhubung blog ini mmg kebanyakan isi curhatan sy yak-, haha

pernah nggak kamu ngerasain kalau kamu sangat berarti bagi seseorang? benar-benar sangat berarti. sangat berarti dalam artian dia sangat membutuhkanmu, bahkan membutuhkanmu dalam 24 jam kali sehari kali seminggu kali sebulan kali setahun hingga akhir hayatmu -semoga-. begitulah menjadi seorang ibu, begitulah perasaan seorang ibu terhadap anaknya. ibu akan selalu merasa anaknya membutuhkannya lebih dari apapun. karena sejak bayi kamu memang sangat bergantung pada ibumu. sy yang baru merasakannya sekarang merasa sangat tertampar dan menyesal begitu dalam jika mengingat kenakalan-kenakalan khas remaja jaman sekolah dulu. ketika saya merasa selalu benar, ketika saya merasa ibu terlalu mengatur-ngatur saya, ketika saya merasa ibu terlalu banyak peraturan dan sangat mengekang saya ini itu.

tahukah kamu mengapa ibumu akan selalu seperti itu? selalu memiliki banyak aturan ini itu, selalu mengawasimu, berdebat denganmu? sungguh, ketika kamu nanti menjadi ibu, kamu akan menyadari bahwa semua yang dilakukan ibumu, semua perbuatan ibumu adalah hal yang wajar. karena sejak di dalam kandungan sampai engkau lahir. ibumu terus menkhawatirkan kondisimu. ibumu akan mengubah kebiasaan2 buruknya demi kamu. ibumu akan berusaha makan yg terbaik yg bergizi demi kesehatanmu. dan setelah kamu lahir dan melihat indahnya dunia. ibumu akan berusahan merawatmu dengan baik dan telaten. ibumu akan berusaha memberimu kasih sayang, kehangatan, dekapan, cinta. agar engkau selalu senang, agar engkau tak menangis. agar pertumbuhan dan perkembanganmu baik. ibumu akan belajar, belajar sebanyak mungkin. belajar memasak, belajar mencuci pakaianmu dengan bersih, belajar menyetrika semua pakaianmu agar engkau senang memakainya, ibumu belajar menyanyi, nyanyian anak-anak hingga menghafalnya agar mudah mengajarimu, ibumu akan belajar lebih banyak mengenai parenting agar bisa mendidikmu dengan baik.

tahukah kamu, satu hal yang paling menjadikan ibu selalu was-was adalah bagaimana cara mendidikmu? tahukah kamu ibu sangat takut, sangat takut salah dalam mendidikmu. karena itu ketika engkau terlelap tidur, ibu akan selalu belajar mengenai pendidikan anak agar ibu benar dalam mendidikmu, benar dalam mendidik jiwa dan keimananmu. agar ketika engkau besar nanti, engkau menjadi lebih baik dari ibu, engkau menjadi anak yg taat beribadah kepadaNya, selalu menjadikan akhiran di hatimu, dan menjadi anak yg sholeh yg bisa mendoakan ibu dan ayah jika kami telah tiada di dunia ini. 
  
karena itulah mengapa ketika engkau besar nanti, sangat pantas jika ibu pasti memiliki banyak aturan demi dirimu. ibu pasti akan selalu mengawasimu. karena engkau adalah titipan dariNya yang begitu berharga, karena ibu tau, engkau akan selalu membutuhkan ibu. sejak dalam kandungan, lahir dalam keadaan lemah hingga besar nanti. 

semoga ibu bisa menjadi ibu yg baik, bisa menjadi sahabat, teman, guru dan apapun yg engkau butuhkan nanti nak. 

jangan lupa hormati ibumu, sayangi ibumu, ibumu kemudian bapakmu. 



Sabtu, 16 Januari 2016

edisi random

assalamualaikum.
rasanya lama banget ya nggak curcol lagi disini. hehe. maklum sekarang udah dapat tempat curhat yang baru. apa aja bisa di curhatin, jadi nggak terbatas dengan kata-kata. ujung-ujungnya lupa update blog akyuh ini. selain itu yaa karena kesibukan selama profesi ini. ampuuuuunnnnnnn. laporan numpuk, logbook numpuk, ujian sana sini. *usap peluh* 
apalagi dalam keadaan berbadan dua seperti ini, capeknya berkali-kali lipat cyiiinn. 

hari ini kebetulan lagi leyeh-leyeh di tempat suami *maklum lagi libur jadi pulang kampung duluu...-sekarang pulkamnya udah beda, bukan ke tolitoli lagi. tapi ke tempat suami* hikshiks. jadi kangen tolitoli. *bawaannya baper mulu* yah beginilah nasib bumil yang keseringan jauh dari suami dan orang tua, lagi sekolah pula. jadinya bapeeeerrrr bapeeeeerrr mulu nggak ketulungan dah.

ini sabtu, tapi suami masih lembur di kantor. lah niatnya melepas kangen ma suami gagal hiks. tapi ya udah lah ya. suami kan kerja cari uang buat aku juga. di syukurin aja suami yang rela banting tulang demi hidupin istri dan calon anaknya. hihi. 

suamiku pernah nggak ya baca-baca blog akuh? kayaknya dia jarang buka deh, sok sibuk. huhu tapi emang sibuk bgt sih dia. mumpung dia jarang buka, pengen deh cerita tentang dia dikit disini. hihi. *maaf ya sayang, aku ceritanya yang baik-baik koq, biar nggak ketahuan kamu. ntar kamu besar kepala lagi kalo tau aku sayang banget ma km hahah*

to my husband:

sayang, tau nggak aku bersyukur banget punya kamu. entah mengapa Allah mungkin menjawab semua doa-doa ku. aku dapet suami yang baik, perhatian, sayang banget ma keluarga,penyayang, super pengertian dan seterusnya dah sifat yang baik-baik. jujur aku bener-bener bersyukur yang punya kamu. kamu sangat mengerti segala kondisiku, saat aku lg pengen manja, saat aku pengen marah-marah. apalagi saat hamil kayak gini. aku jadi nyebelin banget ya sayang? hihi. maap ya. di luar kendaliku itu yang. nggak tau kenapa rasanya pengen marah aja. baper banget. 
tapi aku liat kamu sayang, perhatiannya, pengertiannya nggak berubah sedikit pun. meski aku terkadang menjadi super menjengkelkan. Allah memang Maha Baik. Dia mengirimkan kamu dalam hidupku.

aku bersyukur banget sayang, maafin semua kekuranganku ya sayang. semoga kita bisa menjalani kehidupan rumah tangga kita seperti ini. selalu. meski tak ku sangkal banyak juga cobaan-cobaan yang mesti kita hadapi. tapi karena ada kamu. semua cobaan itu menjadi kuat kulalui sayang. 
meski harus sekolah sambil hamil, mondar mandir rmh sakit bawa beban kyk gini tapi alhamdulillah berkat dukungan kamu dan tentunya kekuatan dari Allah. aku bisa melewati hingga tingkat 2 kemaren.
seminggu ini aku bersyukur bisa dekat kamu, persiapan untuk beberapa bulan kedepan memulai stase terakhirku di profesi. di tingkat 3 yang aku belum tau, gmn caraku melewatinya dengan kehamilanku yang jg memasuki trimester 3. tapi aku akan kuat sayang. aku akan kuat demi kamu dan calon anak kita.

mungkin ini yang namanya kekuatan cinta ya sayang. sekali lagi aku mau bilang aku bersyukur punya kamu, terimakasih udah menerima semua kekuranganku sayangku. semoga kita jodoh dunia akhirat. aamiin. love u :)



@Jakarta.
18.04 WIB. 16 januari 2015
*curcol dulu sambil nunggu suami pulang kerja. hihi

Selasa, 17 November 2015

aku beruntung memilikimu

tahun ini begitu banyak perubahan dalam hidupku.
begitu drastis.
mengenalmu hanya menghitung hari,  lantas kamu menikahiku,  dan sekarang aku mengandung buah hati kita.
waktu berasa cepat ketika aku bersamamu.

kamu sering menanyaiku,  apakah aku bahagia disisimu? apakah aku akan selalu mencintaimu sepanjang hidupku? 
maafkan aku karena aku tak romantis,  maafkan aku karena selalu mencandaimu dan menertawakan pertanyaan-pertanyaanmu,  yang ku anggap sangat konyol, hingga membaatmu sebal. 🙆

namun tahukah kamu sayang,  aku sangat bahagia,  aku bahagia hingga tak ada rasanya kata-kata yang bisa menggambarkan kebahagiaanku ini.

meski saat ini karena kesibukan pendidikanku aku harus jauh darimu,  InsyaAllah aku akan selalu mencintaimu sayang,  layaknya aku merasakan begitu banyak cinta darimu.

terimakasih telah memilihku,  terimakasih untuk semua pengorbananmu buatku sayang.
maafkan aku belum bisa sepenuhnya berada di sisimu.

aku bahagia sayang,  aku bahagia. kamu membuatku merasakan menjadi perempuan sepenuhnya.

aku mencintaimu.
aku beruntung memilikimu.


18.10.15. 
09.51.
jenuh dinas.
@RSP Unhas

Rabu, 05 Agustus 2015

kamu.

"satu saja yang saya minta, jangan lagi ada air mata di matamu mulai saat ini, pengorbanan saya ini demi untuk senyumanmu"

maafkan aku,   maafkan aku -yang selalu saja menyakitimu-
bahkan untuk 1 permintaan terakhirmu ini tetap saja tak bisa ku penuhi.

air mata ini tetap saja menetes,  mengalir deras saat mengingatmu.

aku tak tahu mengapa ini terjadi padaku. padahal aku tau, semua tentangku menyakitimu. membuat luka.

maafkan aku karena tak pernah memberimu kebahagiaan. maafkan aku karena hadirku dahulu hanya melukaimu.

aku memang bukan yang terbaik untukmu.

Allah mengirimkan yang baik kan sekarang?  Meski bagiku,  kamu tak pernah tergantikan.